Senin, 10 Mei 2010

resume 5 jurnal audit akuntansi


Nama Jurnal lengkap dengan edisi



peneliti


Topik, judul dan bidang penelitian


Variabel yang digunakan



Tujuan Penelitian



Hasil penelitian

1). Jurnal akuntansi dan Keuangan Vol II No.1 Mei 2009
Arleen Herawaty dan Yulius Kurnia Susanto
Audit,
Pengaruh Profesionalisme, Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan,
dan Etika Profesi Terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas
Akuntan Publik,
X1 : Profesionalisme
X2 : Pengetahuan mendetekasi kekeliruan
X3 :
Etika Profesi

Y : Pertimbangan tingkat Materialitas Akuntan Publik
Untuk
mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh profesionalisme, pengetahuan akuntan
publik dalam mendeteksi kekeliruan dan etika profesi terhadap pertimbangan tingkat
materialitas akuntan publik dalam proses pemeriksaan laporan keuangan
Data diperoleh
melalui kuisioner survei yang diisi oleh akuntan senior sampai partner yang bekerja di
Kantor Akuntan Publik. Data dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian
menunjukan bahwa profesionalisme, pengetahuan dalam mendeteksi kekeliruan dan etika
profesi berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap pertimbangan tingkat
materialitas akuntan publik dalam proses pemeriksaan laporan keuangan.

2). Jurnal Akuntasi Audit Indonesia Vol.6 No.1, Juni 2002
Nasyiah HP dan Payamta
Audit, Sikap Akuntan Terhadap Advertensi
Jasa Akuntan Publik
X : Sikap Akuntan

Y : Advertensi Jasa Akuntan publik
untuk mengetahui apakah akuntan non-publik
juga mempunyai sikap yang positif terhadap advertensi jasa akuntan publik ini.
Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Uji-t yang terdiri dari One Sample Statistics
dan Independent Samples Test digunakan untuk menganalisis data. Uji validitas menggunakan
teknik korelasi Product Moment, sementara Cronbach Alpha digunakan untuk menguji reliabilitas.
Pengujian normalitas menggunakan Kolmogorv Smirnov serta pengujian homogenitas antar varian
menggunakan Lavene’s Test.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa akuntan bersikap positif terhadap
advertensi jasa akuntan publik. Di samping itu, tidak ada perbedaan sikap yang signifikan antara
akuntan publik dan akuntan non publik. Dari analisis deskriptif diketahui bahwa akuntan publik
masih berikap negatif dilihat dari aspek harga jasa, persaingan antar KAP dan intervensi pemerintah.
Akuntan publik dan akuntan non publik setuju bahwa jenis jasa yang paling pantas diadvertensikan
adalah jasa konsultasi manajemen sedangkan media yang paling sesuai adalah majalah
profesional. Akuntan publik juga berpendapat bahwa spesialisasi merupakan kandungan advertensi
yang paling sesuai, sementara akuntan non-publik menganggap ketersediaan jasa yang paling
sesuai sebagai kandungan advertensi.

3). Jurnal Akuntansi Audit Indonesia, Vol.6 No.1 Juni 2002
Kurnia
Audit, Pengaruh Desain Organisasional
Dan Locus of Control Terhadap Prilaku Manipulatif dalam Penetapan Harga Transfer
X1 : Desain Organisasional

X2 : Locus of Control


Y : Prilaku Manipulatif dalam Penetapan Harga Transfer
Untuk menginvestigasi pengaruh atau efek dari desain organisasional dan Locus of Control terhadap Prilaku Manipulasi Penetapan Harga Transfer
Desai Organisasional memiliki pengaruh yang Signifikan terhadap intensitas dari prilaku manipulatif dalam negosiasi penetapan harga transfer, dan  intensitas prilaku manipulatif dalam negosiasi penetapan harga transfer akan menjadi lebih tinggi untuk perseorangan yang Locus of Control nya di bidang External di banding Internal.

4  Fokus Ekonomi – Vol.3 – No.2 – Agustus 2004
Achmad Badjuri & Elisa Trihapsari
Audit,  AUDIT KINERJA PADA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK PEMERINTAH
X:  AUDIT KINERJA

Y1 : ORGANISASI SEKTOR PUBLIK PEMERINTAH

Akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan pemerintah pusat maupun daerah sebagai organisasi sektor publik merupakan tujuan penting dari reformasi akuntansi dan administrasi sektor publik. Untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan keuangan pemerintah yang telah dilakukan aparatur pemerintah , maka fungsi akuntabilitas dan audit atas pelaporann keuangan sektor publik harus berjalan dengan baik.

Tanpa kualitas audit yang baik, maka akan timbul permasalahan, seperti munculnya kecurangan, korupsi, kolusi dan berbagai ketidakberesan di pemerintahan. Kualitas audit sektor publik dipengaruhi oleh kapabilitas teknikal auditor serta independensi auditor baik secara pribadi maupun kelembagaan. Untuk meningkatkan sikap independensi auditor sektor publik, maka kedudukan auditor sektor publik harus terbebas dari pengaruh dan campur tangan serta terpisah dari pemerintah, baik secara pribadi maupun kelembagaan . .

5). Majalah Ilmiah Unikom, Vol.6, hlm. 27-33
Doni Waluya Firdaus
Audit,  PERANAN AUDIT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS
KOMPUTER DALAM PENYAJIAN FINANCIAL REPORT
X : Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer

Y : Penyajian Financial Report

Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis
komputer merupakan suatu pemeriksaan
mulai dari input sampai dengan output.
Dengan pemeriksaan sebagai berikut :
Output diperiksa apakah Financial
Report/output lainnya sesuai dengan
standar yang ada.
Proses pada Sistem Informasi Akuntansi
berbasis komputer diperiksa apakah
pemrograman menjamin kecepatan,
ketelitian dan relevansi suatu
informasi.
Pemeriksaan dilakukan pada input yang
dimasukkan tersebut valid atau tidak
dan sesuai dengan ouput atau tidak.
Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis
komputer mempunyai peranan dalam
Penyajian Financial Report. Sehingga
Financial Report dapat dijadikan
informasi bagi pihak intern maupun
ekstern dan juga merupakan dasar
pengambilan keputu


0 Comments:

Post a Comment